Akhirnya kamu menemukan seorang pengganti yang memang jauh lebih baik dariku. Aku memang tidak pantas untuk kamu, aku sadar akan hal itu. Tapi, bagaimana bisa aku menahan semua perasaan ini? Bagaimana bisa aku memendam semuanya sendirian? Apa kamu tahu bagaimana hancurnya aku ketika kamu tidak peduli akan perasaanku dan dengan gampangnya menemukan penggantiku? Mungkin memang selama ini aku tidak berarti apa-apa untukmu. Bodohnya aku yang terlalu memikirkanmu tanpa sadar kalau kamu tak menginginkan itu dariku.
Bahagialah kamu, sukseslah kamu, semoga apa yang menjadi keputusanmu itulah kebahagiaanmu. Maaf aku telah ikut campur tentang kehidupanmu, maaf aku telah menaruh setitik kenangan, walau aku tahu semuanya tak ada arti untukmu. Aku akan berusaha melupakanmu, berusaha tak pernah mengganggumu lagi. Walau aku tahu, sampai saat ini aku tak menemukan seorang pengganti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar