Sulit Memendam Rindu
Aku rasa aku memang benar-benar merindu, rindu kamu yang selalu membuat aku tertawa lepas. Rindu kamu yang selalu membuat aku jatuh cinta. Rindu kamu yang selalu membuat aku menangis jengkel atas ulahmu yang kuno tapi lucu, mengesankan. Tapi, kini kita jauh. Tiba-tiba saja jarak ingin membuat kita merasa saling curiga. Saling menuduh yang tidak-tidak satu sama lain. Itu keinginan mereka, tapi kita yang menjalani, kita pula yang menentukan. Sekuat mungkin kita berusaha untuk tetap saling percaya. Tapi tahukah kamu apa yang lebih sulit dari sekedar percaya? Memendam rindu, rindu yang telah memuncak. Rindu yang memenuhi seisi otakku. Kamu yang selalu membelai rambutku, kamu yang selalu mencium puncak kepalaku saat aku menangis terisak. Aku benar-benar rindu semuanya tentang kamu, kamu yang aku cintai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar