SEMANGAT PUTIH
Anggita
Reinna Dewi
Ia
berjalan tanpa henti
Menghirup
udara tanpa letih
Tersenyum
tanpa lelah
Bernyanyi
tanpa teman
Ku
tatap matanya yang kosong
Ku
belai rambutnya yang mulai hilang
Ku
peluk tubuhnya yang lemah
Semangat
hidup ia tunjukan
Sekilas
menutupi sakit yang ia rasa
Senyuman
yang ia beri
Sekejap
menutupi derita yang ia jalani
Tuhan,
jantung ini enggan berdetak
Saat
ia berucap “Aku akan menjadi matahari”
Di
ujung waktunya, angin berhembus halus
Ikut
mengantarkannya ke dunia abadi
Secercah
harapan yang merajut asa
Harapan
yang mungkin kerling bintang saksikan
Melayang
bersama dentingan waktu
Kini
nyawa pun ikut melayang
Namun
melayang untuk meraih beribu harapan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar