Hey,
mengapa kamu pergi? Bisakah untuk tetap tinggal disini? Ya, disini.
Disampingku. Walau hanya sebentar, aku menikmati setiap detiknya
kebersamaan ini. Walau sesering mungkin aku menyebalkan untukmu, tapi
ketahuilah aku sangat merindukanmu. Walau aku terus diam, tapi bukan
berarti tak ada
sesuatu yang ingin aku ucapkan padamu. Aku terlalu bahagia berada disampingmu. Sampai-sampai mulutku membisu.
Ingin
sekali menahan kakimu untuk melangkah jauh dari tubuhku, menahan
pandanganmu yang mulai memudar dalam pandanganku, tapi malah kubiarkan
kamu melangkah semaumu. Ingin sekali mengatakan 'Jangan Pergi', tapi
malah kuucapkan 'Hati-hati'. Mungkin memang Tuhan memberikanku takdir
seperti ini, takdir yang teramat perih. Membawamu pergi jauh dari
kebahagiaan hidupku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar